Bapak itu tidak mengucapkan kata untuk dikasihani, dan sepertinya bukan sosok yang mudah menyerah…melainkan sosok yang sangat tegar, pekerja keras, tekun, dan tidak mudah menyerah. Memang kita tidak pernah tahu di ‘belakang layar’ kehidupan aslinya…Tapi…itu tidak akan menjadikan alasan bagi kita untuk tidak terinspirasi.
Oke…saya baru saja mendapat kiriman foto dari teman, foto tersebut seorang bapak, cacat kaki dan tangannya. Bekerja sebagai seorang tambal ban, seorang diri, tanpa perlu asisten. Asli! Sendiri saja dia melayani para ‘pasien’nya pengguna sepeda.
Mulai dari membuka ban dalam, lalu memeriksa jumlah bocornya, kemudian menandai lubang bocornya, bagaimana proses memasangkan alat pompa untuk bisa memasukkan angin, memarut ban tersebut agar kasar permukaannya, melumuri ban dengan lem khusus tambal ban sampai pada cara memasang apa ya…kalau orang sunda bilang ‘pentil’…itu semua dilakukan dengan sangat mahir menggunakan kakinya yang notabene –sekali lagi– CACAT sungguh mengagumkan!!! Dahsyat sekali… (tengok gambarnya di sini)
Hati saya mulai bicara, “Ya Alloh…dia saja bisa melakukan hal-hal yang –menurut kita—di luar batas kemampuannya ternyata dia mampu. Sementara saya? Anggota badan lengkap, juga sehat…” Di sini saya mulai membanding-bandingkan dengan bapak yang cacat ini. Keakuanku muncul, “Aku terkadang rapuh…mudah menyerah…anti pantang mundur, mengeluh.”
Mulai saat ini….aku bangkitkan semangat, ini sebuah inspirasi…tidak adalagi keluh kesah! Tak perlu menunggu esok, atau tahun baru…mulai dari detik inipun yang kuperlukan adalah perubahan! Semuanya… berubah! Aku harus: inisiatif, kreatif, membangun dan wujudkan mimpi. Lupakan masa lalu kelabu…kita susun langkah baru…jangan melihat ke atas lihatlah yang ada di bawah kita. Jabatan, harta kekayaan, wanita, anak turun…semuanya lihatlah ke bawah. Akan nampak rasa syukur, berterima kasih kepada Sang Pencipta tentang semua keadaan ini…
Yaa rabb…jika rizqiku masih di langit maka turunkanlah…jika rizqiku sulit maka mudahkanlah…Semuanya adalah milik-Mu Yaa Alloh tuhan yang pengasih lagi penyayang, amiin…yaa Robbal’alamin…
Tidak ada yang perlu kita sesali…saya mengajak diri saya pribadi untuk muhasabah, mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi kita semua…melalui apa dan siapa saja…….inspirasi bisa datang kapan saja… []
Artikel ini diikutsertakan pada Kontes Unggulan Muhasabah Akhir Tahun di BlogCamp.
[...] bidang sajak atau puisi. Gara-garanya brader Lozz Akbar sama Putri tuh! Seakan-akan memandang remeh kemampuanku merangkai kata menjadi untaian kata-kata indah. Huh! wah bikin sajak sendiri dong Mas Ade ( padahal [...]
Artikelnya sudah dicatat dalam buku besar.
Salam hangat selalu.
terima kasih pa ::SUKSES BUAT SAYEMBARA INI::
sama2 kang trims.
Selamat Tahun Baru 1432 H
apa yang ingin dicari pak ..
salam
kepuasan.
Salam juga
Masih mencari inspirasi ya Om…
hehehe begitulah, pendar….
inspirasi bisa datang kapan saja baik kita sadari maupun tidak kita sadari
maka mumpung kita sadari lakukanlah aksi…makasih kunjungannya
Itulah, Keterbatasan tidak dapat menghentikan satu langkah pun tekad hidup dari bapak tersebut
Dengan serba keterbatasan, kita masih bisa berkreasi dari hal yg biasa mnjadi tidak biasa…
fadhly, mantafff
betul banget
borderless creation even tool limited
Ada yang mengatakan insprirasi jangan dicari, karena hasilnya tidak murni.
Yang mas alami pun, inspirasinya datang sendiri bukan mas yang mencarinya.
aldy, hmmm…
kalo pa aldy mulai beranalogi//bisa jadi inspirasi//namun aku tak peduli//mau 2 tak atau murni
wahh ikut kontes toh.. moga menang menang bang..
kanvasmaya, betul, mas… Makasih dukungannya