Membangun hubungan sesama narablog adalah salah satu tujuan mereka dalam melakukan aktifitas nge-blog. Cara yang paling populer adalah berkunjung… Atau kita kenal dengan istilah blogwalking a.k.a ‘jalan-jalan ke blog lain’. Strategi ini sangat efektif saya rasakan dan bermanfaat guna menarik pengunjung agar balik ke blog ini.
Tidak cukup dengan berkunjung, kita juga mengenal istilah ‘meninggalkan jejak’ dengan cara mengeluarkan opini, menanggapi, mengoreksi bila ada yang perlu dikoreksi berkaitan dengan artikel yang sedang kita baca saat itu. Namun tidak sedikit yang terjebak saat berkomentar, saking tergesa-gesa dalam membaca…begitu berkomentar, tidak ada stressing/penekanan atau ‘kehilangan greget’, bahkan terkesan kurang bermanfaat. Atau, tidak ada korelasi antara artikel dengan komentar yang diberikan. Masih saja kita temui bahasa berkomentar, ‘pertamax gan!’ Saya pribadi sering mendapat komentar, ‘nice job’, ‘wow… nice articles’, ‘keren…’ dan kalimat singkat sejenis lainnya… Bukan saya ingin ditanggapi, hanya saja alangkah senangnya bila kita mendapatkan komentar yang bisa kita cerna maksud dan tujuannya.
Oleh karena itu, tidak sedikit blogger dengan berbagai upaya dan tegas memberantas komentar seperti tersebut. Sehingga komentar yang tidak berguna, atau basa basi yang kemudian disebut komentar sampah atau spam bisa dihindari.
Berikut beberapa catatan tentang etika saat berkomentar.
1. Cobalah spesifik. Sepantasnya berkomentar dengan menunjukkan bahwa Anda benar-benar tertarik pada pokok pembahasan, dan berikan kesan bahwa Anda benar-benar meluangkan waktu untuk membaca apa yang mereka tulis. Tidak berarti Anda diharuskan untuk menulis komentar panjang lebar. Artikulasikan alasan Anda merasa terdorong untuk mengatakan sesuatu. Misalkan, Apakah anda belajar sesuatu yang baru? Apakah Anda memiliki pengalaman serupa? Apakah Anda ingin menyuarakan perspektif yang berbeda?Bila perlu kutip kembali bagian yang perlu penjelasan baru kemudian menanggapinya. Hindari komentar basa-basi, ‘pertamax gan!’, ‘keren gan’, ‘sip keren’ dan sebangsanya.
2. Jangan memberikan link blog Anda pada ruang komentar. Ingat, meninggalkan komentar di posting blog, bila kita mengisi form sebelum komentar; nama, nama e-mail, serta alamat url. Secara otomatis akan menghubungkan antara nama dengan url blog Anda, jadi tidak perlu menyertakan dua kali. Hal ini sepele, namun merusak reputasi blogger yang berbuat seperti ini, tercipta persepsi bahwa Anda tidak lebih hanya sebagai spammer. Lain halnya bila kita memang perlu sekali menyertakan live url dan nama blog demi kepentingan menjelaskan isi komen, menyertakan nama dan live url menghasilkan pingback terkait dengan nama dan url yang disebutkan.
3. Tetap pada pembahasan/topik. Berhati-hatilah, jangan menyimpang terlalu jauh dari subjek postingan. Komentar yang relevan, pastikan untuk menjelaskan bagaimana semua ini berhubungan dengan postingan si empu blog.
4. Be nice. Tetap bijak, bahkan jika Anda tidak setuju dengan seseorang, kurang pas rasanya menggunakan bahasa yang kasar, menghina, bahkan menjatuhkan. Bersikap sopan bukan berarti tidak memberikan kritik yang membangun.
5. Komentar secara ringkas. Semakin ringkas komentar Anda, semakin mudah bagi orang lain untuk membaca dan responsif. Komentar yang bertele-tele hanya akan membuat blogger merasa terganggu.
Tidak bermaksud menggurui, hanya berbagi…
Mudah-mudahan poin² tersebut mampu menjadi tips saat meninggalkan komentar pada posting blog orang lain. Mulai sekarang…. Perbaiki etika saat berkomentar, yuk?
[]
.agan” semua nya slam kenal dari q ea
.nne q pnya website untuk mendapatkan uang secara online
.caranya mudah kq
.caman harus login disini dan prosmosikan link iank qta dapat ke semua orang
.
.nne link nya agan” semua
.
http://www*.**AWSurveys**.*com?R=qboe_ajja
.py sebelum dbka’ link nya hapus dulu semua tanda ** nya ea
siap two klik jja create free account
.mudah kq gan
.nne bkan tipuan kq agan” semua
.lw gx percaya coba ajja
aku pernah nulis hal serupa dgn isi postingan ini, gara-gara kesel banget sama oknum yang 2x meninggalkan komentar yang sama persis, di 2 postingan berbeda. dan kedua komen tersebut nggak nyambung sama isi postingan. dia cuma minta dikunjungi balik dan dikomen balik.
gak pake nunggu lama, aku tegur langsung orangnya dan bilang kalo sekali lagi dia meninggalkan komentar gak nyambung di blogku, bakalan aku report as spam ke wordpress.
eh dia kok kayaknya ga merasa bersalah dan pas aku blogwalk ke tempat lain, beberapa hari sesudah aku menegur kelakuannya dia itu, ya dia masih aja meninggalkan komentar serupa di banyak blog yg kebetulan aku kunjungi. aku coba googling, ternyata dia meninggalkan komentar yg sama persis di 60 blog berbeda. luar biasa nyebelin.
akhirnya aku report as spam lagi aja ke wordpress.
eh ya ampun, ga sampe seminggu kemudian dia mampir lagi ke blogku dan meninggalkan komentar spam lagi, ckckck….. aku report as spam lagi ke wordpress dan akhirnya blognya di suspend.
wassallam dah.
sebetulnya tindakan kamu benar karena ingin membuat jera…. Tapi kalo sampe suspend itu memuaskanmu waduuuh…. Nggak tega kalo saya sih…
[...] lupa menyertakan pemilik foto adalah hal sepele yang bisa menjadi fatal. Takjarang permasalahan fatal muncul dari hal sepele, lupa menyertakan [...]
[...] Kasih Blogger Keren ! Posted by Ade Truna on 08/09/2011 Memberikan komentar kepada sesama blogger merupakan cara praktis mempererat tali pertemanan sesama blogger. Saya akui [...]
Beretika itu gak sulit asal ada niat…
bener kan.
@dewanggapradhana: bener kang…
[...] diefektifkan. Karena ini hari Jumat. Meeting-pun dimulai. Takterasa setelah melalui beberapa hal penting seputar dunia majalah dan tataletak-nya. Jam sudah menunjukkan pukul 11 lebih. Acara selanjutnya [...]
Hemm… komentar pun ada ilmunya ya pak??
*dan saya dapet ilmunya disini
yup, sama2 belajar, mbak
Hehehe, sebel juga ama seseorang yang baru datang ke blog saya, tahu2 cuma bilang “salam kenal dari bla-bla-bla, kunjungi blog saya juga”
Udah gitu aja, gak komentar di posting-an lain.
Sudah semestinya dan seharusnya begitu namun masih juga banyak kita temui sahabat blogger yang berbuat seperti itu. Malah ada juga yang berkata-kata (lewat tulisan) yang sangat keras dan seandainya di ucapkan secara verbal akan membuat sakit hati yang mendengarkan. Tapi mereka itu sudah tahu konsekwensi denga tulisan nya. Jadinya kita yang waras ngalah
Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan
sing waras rebutan ngalah
iya pak sugeng… kita anggap aja angin lalu jgn terlalu serius ditanggapi.
Ya ya betul, berkomentar di dunia maya pun ada etikanya. Seperti kita ketika ngobrol berhadapan langsung, enaknya diperhatikan dan dilihat, tidak dicuekin dan dijawab sekedarnya. Trims mas atas masukannya
ok. 8)
komentarku kok raib, Om
jangan jangan tak sesuai etika ya..
sedj
@sedjatee: sudah tampil tuh, layak berarti