Hilang Gagasan (Maaf)

Entah apa yang harus saya sampaikan, sebab benar-benar saya lagi kehilangan gagasan untuk bercerita saat ini. Beberapa waktu ini dan ke belakang saya merasa hilang rasa. Tak ada rasa gairah yang memberikan semangat untuk memenuhi ruang kata di sini.

Betul-betul susah, meskipun dipaksa, takada gagasan segar, maafkan saya…

hilang gagasan

Hmmm… saya mau bertanya saja kalau begitu. Pembaca dalam sehari bisa menulis berapa artikel sih? Sama seperti minum obat nggak? Pagi, siang dan sore, begitu?

Komitmen: Satu Artikel dalam Tujuh Hari

Ya, saya mengambil kesempatan ini…tadinya saya tidak menjamin, saya akan mampu menurunkan tulisan… jangankan setiap hari satu tulisan per minggu saja sulit. Bukan masalah kuantitas yang saya kuatirkan tapi kualitas artikelnya…

Saya akui, bahkan sudah jauh² hari saya tulis di setiap menu Tentang (about), bahwa saya tidak bisa membuat artikel bernas, tapi ingin punya blog. Dilematis, bukan?

Namun, kali ini saya berpikir lain, tidak ada salahnya saya coba. Maka saya beranikan diri komitmen bahwa saya akan menjadi bagian dari kampanye ini. Bismillah…

Bagaimana dengan Anda, bahkan lebih berani dari saya, komitmen dengan sehari satu artikel, kan? Hebat, salut! []

Kepak Garuda Marah!

Tidak ada kaitannya dengan Tim Garuda di ajang Final AFF kemarin. Ini kekecewaan terhadap hal kasus lain…

Membaca artikel-nya Kepak Garuda mengetengahkan tentang bentuk konsistensi. Namun, bukan konsistensi yang baik (positif)… Blog kepak garuda beberapa kali mendapatkan laporan dan kiriman gambar dari simpatisan -sebut saja begitu- yang melek: kreatifitas orisinil harus dilindungi. Ada pihak-pihak yang tidak berwenang, di luar Kepak Garuda (selanjutnya saya singkat KG) yang dengan leluasa tanpa ijin menggunakan karya-karya mereka. Dan apabila saya perhatikan foto-fotonya, karya KG dipergunakan bukan untuk event/ajang biasa!

KG menilai penilaian/apresiasi masyarakat terhadap karya cipta sangat minim dan untuk sadar itu sangat susah…

“Satu persatu visual yang dimiliki oleh Kepak Garudahadirdi ranah komersial tanpa melalui persetujuan ataupun perizinan dari pihak kami.Jangankan mencari izin, membaca pernyataan disclaimeryang sudah tercantumkan situs kami pun kami yakin menjadi satu bentuk keengganan.[KG]

Para pembajak bertingkah macam-macam, ada yang bersikeras itu asli karya ciptanya, seperti yang terjadi pada kasus lomba poster…yang pada akhirnya juri membatalkan keikutsertaan karya cipta tersebut. Ada yang ‘maen comot’…tiba-tiba sebuah penerbit dengan santai menampilkan karya cipta KG pada buku tentang Gus Dur.
Dalam disclaimernya, KG menjelaskan pernyertaan nama Kepak Garuda tidak cukup. Kalau saja para pembajak itu membaca dan mematuhinya dijelaskan tentang syarat-syaratnya, perijinan, pemanfaatan non-komersial, namun semua itu tidak digubris….
Lantas bagaimana tindakan KG terhadap pencuri-pencuri karya cipta ini? Apakah ada somasi? Tuntutan angka ganti rugi? Memejahijaukan para pelaku?…Berikut jawaban dari pihak KG, ketika salah satu komentar memohon pertimbangan pada foto saat penyerahan gambar Hoegeng (karya KG) pada saat demo yang membawa gambar Hoegeng untuk diserahkan kepada Polri tanpa seijin pihak KG…

“hehehe… dari semuapun nggak ada tindakan yang kami ambil kok mas, paling mengingatkan saja. bila semuanya prosedural dampaknya akan jauh lebih luas mas, andai kami tau kebutuhannya kami yakin dapat membantu pula dalam mengkomunikasikannya dengan lebih luas setidaknya di kalangan para pengunjung Kepak Garuda.” [danu widhyatmoko]

Tidak berhenti di situ, seorang rekan pengunjung Kepak Garuda mengirimkan sebuah email yang menyatakan gambar kami sekali lagi digunakan sebagai latar tiket pertandingan Tim Nasional vs Uruguay. Menjadi latar Bambang Pamungkas. Apakah mereka meminta izin? Ah boro-boro!~KG~
Konsistensi negatif…Yaaah… :( []

Prioritaskan Artikel Paling Atas

Bismillah….

Selamat sore…sekilas info: Bandung Selatan terus2an dilanda banjir, curah hujan juga ekstrim sekali. Mudah2an kami semua dalam lindungan Alloh Swt…Amin.
Kali ini Saya akan menjelaskan satu hal: Bagaimana agar urutan salah satu/beberapa artikel pada blog yang kita miliki selalu terprioritas paling atas dibandingkan artikel yang lainnya?
Saya contohnya, karena sedang mengikuti kontes muhasabah sengaja saya beberapa pekan ke depan selalu mengedepankan artikel tersebut. Padahal, untuk artikel yang lebih baru pun saya selalu berupaya menghadirkannya. Caranya mudah kok…dan WordPress sudah menyediakannya! :wink: Pertama, masuk ke dashboard blog Anda kemudian pilih post untuk melihat daftar artikel. Selanjutnya (yg ke-2), cari opsi post tags, di sebelahnya ada pilihan status, jangan lupa pilih publish untuk artikel yang kita maksud, di bawahnya centang atau tandai “make this post sticky….
Tips1.jpg
Untuk langkah akhir, pengecekan: lihat di paling atas daftar artikel…perhatikan, berapa artikel yang sudah kita tandai akan selalu tayang teratas pada blog. Beres…
Tips2.jpg
Silakan dicoba, semoga bermanfaat :wink: []

Posted by ADE TRUNA Wordmobi via Nokia 5530 XM