Break Event Point Saat Makan Siang

Entah apa yang ada dalam pikiran bang aswi, sejurus saat tadi makan siang… Sehingga sosok itu menuliskan status di warung blogger seperti ini:

Bang Aswi: Nongkrong dulu ah … oh ya, sosok itu pernah berpesan bahwa menulis di blog itu harus ikhlas.Jangan berhenti menulis ketika tidak ada komentar dan jangan blogwalking kalau hanya ingin mendapatkan kunjungan balik. Menulislah dengan ikhlas dan bersilaturahmilah dengan hati … ^_^

Sungguh pernyataan yang sarat perenungan… Batinku kembali berkecamuk, adakah yang salah dengan blogku yang selalu sepiiiih, apa rahasia dibalik semua iniii ohhhhh. Bang kontemplatif banget sih baaaaang. Meraih dedaunan kering di tanah nan basah. Halah, kotor dong :mrgreen: [tobe continued]

Oia, ngomongin warung blogger, kalo dilihat dari kacamata ekonomi, tidak lama lagi akan mencapai momentum BEP, artinya tidak perlu waktu yang lama juga akan kembali modal. Dari mulai dibuka Warung Blogger takpernah sepi pengunjung.

Tadi saya sempat angkat persoalan ini, di forum, wiiih gaya foruuuuum :mrgreen: intinya, saya bertanya: “Siapa sih pemilik warung tersebut? Saya angkat besi tinggi-tinggi atas kreatifitas dan inovasinya!” Kalo kata forum sebelah sih cendol gan lah! cendol gan

Itu saja yang bisa saya sampaikan di penghujung makan siang, awas kekenyangan malah tidur nanti. Waktu makan siang sudah habis –it’s time for us go back to work…

Selamat kembali beraktifitas! mantap gan

WEBE

KLIK GAMBAR UNTUK BERGABUNG DI WARUNG BLOGGER

Enaknya Berjudul DUA KALI KOPDAR atau KOPDAR DUA KALI?

KEMARIN, merupakan hari-hari yang sibuknya terasa banget namun mengasyikkan. Saya mengikuti dua event kopdar.

Hari pertama, hari Sabtu (23/4), awalnya ajakan teman di facebook, sama-sama mengikuti forum IBN. Setelah konfirmasi lewat facebook. Undangan resmi pun datang.

Saya coba menghubungi kang Agus Hery, di meja mana berkumpulnya. Sesuai dengan informasi bahwa koordinator kopdar adalah beliau.

Acaranya di Paris….wiih jauh di Eropah!

Bohong deng! Melainkan Paris Van Java. Sebuah tempat di kawasan Sukajadi, salah satu tempat wisata kuliner di Bandung. Kami berkumpul di BMC. Tempatnya lumayan ramai namun nyaman.

Di kopdar ini pula untuk kali pertama saya berjumpa dengan teman chatting, Indra, [belum pernah bertemu sebelumnya, memiliki passion yang sama tentang monetize on the internet. ] ternyata sudah sampai lebih duluan…. Tidak saja Indra, Mas Kukuh TW yang jauh-jauh dari Jakarta saja sudah nongkrong dari awal acara fpiiuuh….malu juga sih :oops:

Namun, malu hilang yang ada malah kenyang… :mrgreen:

Kalo tak pikir²… Saya kesampaian juga bertemu dengan mas Kukuh TW. Selama ini, saya mengenalnya di dunia monetasi blog di Indonesia. Orang nomor satu perusahaan IBN ini sangat santai dan ramah, tidak banyak bicara. Atau mungkin itu hanya selintas saja, belum mengenal lebih dalam. Siapa tahu orangnya ternyata seru… :roll:

Ada beberapa hal penting yang saya dapatkan di kopdar kali ini, seputar monetasi di internet melalui blog atau tweeter. Misalnya saja, nge-tweet, kalau kita memiliki akun tweet dan memiliki follower minimal 500, bisa mendapatkan kesempatan untuk mengikuti tweet campaign dan mendapatkan uang sebesar 150 ribu.

Atau kita memiliki blog dan berkesempatan mendapatkan job review suatu produk melalui IBN, maka akan memperoleh uang sebesar 500 ribu bahkan lebih.

Ah, blogger lebih mahir dari saya lah mengenai monetize-blogging mah, saya yakin…

Ketika diperhatikan, saya dan Kang Agus Hery secara kebetulan mengenakan dress code nyaris sama, idblognetwork. Bedanya, saya baju berwarna abu-abu sedangkan kang Hery berwarna merah. Dulu mendapatkan baju tersebut cukup dengan nomor NPWP. Ngga percaya? Baca artikelku deh! :wink:

Itulah sekilas tentang Kopdar di BMC bersama mas Kukuh dan kawan-kawan punggawa IBN lainnya.  Kopdar tidak berakhir sampai di BMC. Ada babak selanjutnya…

Tips: Sticky Post di Blogspot (JAGOAN NGE-BLOG DARI HONGKONG!)

Kemarin sore selepas dhuhur…

Tiba-tiba saja rekanku dari ruangan sebelah mendekat. Minta tolong, agar artikel yang dia inginkan selalu di depan dibanding artikelnya yang lain dan yang baru sekalipun. Saya langsung memahami, maksudnya sticky post.

Tapi, dia menggunakan blogspot bukan wordpress. Kalo wordpress, saya sudah biasa memakainya; seperti halaman beranda blog ini, halaman teratas selalu daftar isi, atau blog kepunyaan bundamahes selalu mengedepankan: SELAMAT ANDA TERSESAT!-nya yang sudah menjadi ciri khas.

(Bisa ditengok artikel yang telah saya buat: tips tentang sticky post).

Hmmm…blogspot ya? Akhirnya, saya menyarankan, “coba mas Didit googling tulisan ini deh: ‘sticky post + blogspot’ di search engine….”

Setengah jam kemudian, saya ke ruangannya. Benar saja, mas Didit telah menemukan penjelasan mengenai sticky post a la blogspot. Di sana dijelaskan, langkah²nya dengan ‘mengakali’ artikel blog terbaru ‘di-lawas-kan’ tanggal tayangnya menjadi tertua atau oldest. Sedangkan artikel yang kita inginkan teratas selalu paling muda alias newest dengan yang lainnya.

Beruntung mas didit masih ‘hitungan jari’ jumlah artikelnya sehingga proses penuaan blog berlangsung singkat….(halah2 penuaan blog :P ). Permasalahan tercover, “Wah, makasih banyak lho pak ade, betul kata bang aswi, “Tuh, si pak ade jago nge-blog mah…”

“Jagoan nge-blog dari Hongkong!….Mau aja dikibulin, itu mah bisa-bisanya bang aswi saja; kalo lagi sibuk kejar ‘duedate’ gitu deh kagak mau diganggu… Dia sendiri yang jagoan neon eh nge-blog. Udah teruji bumi dan langit!

Berikut langkah2nya….

Masuk ke dashboard blogspot kita lalu klik 1) posting, kemudian klik 2) edit entri.

Selanjutnya, 3) klik Post Option, lalu 4) ubah penanggalan tayang artikel yang dengan cara DILAWASKAN, misalkan tanggal satu januari duaribu sepuluh tahun lalu (01/01/2010) akibatnya postingan yang kita inginkan akan selalu teratas.

Untuk mudahnya silakan dipraktekkan saja…. Sukses ya mas didit dengan blog handcraft-nya. Terima kasih Ahmad Andriana atas iringan backsound-nya: HOME (Michael Bublé). []