Tagged with Indonesia

Antara SBY, The Economist dan Potret Masyarakat Bandung

Portrait of Sergeant Major Susilo Bambang Yudh...

SBY saat sersan mayor [Image via Wikipedia

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengungkapkan sedikit cerita tentang pendapatannya sebagai presiden. Ia menyoal tentang gajinya yang tidak berubah selama tujuh tahun menjabat….

Majalah bergengsi asal Inggris, The Economist, mengungkapkan sedikit cerita tentang gaji presiden di Indonesia. Mereka menyoal gaji kepala negara RI dengan tingkat kesenjangan tertinggi ketiga dari 22 negara yang disurvei tahun lalu….

Caranya The Economist menyurvei gaji presiden atau perdana menteri dengan membandingkan gaji yang diterima dengan pendapatan per kapita masing-masing negara.  Cukup dengan data itu sebagai gambaran bagaimana kesederhanaan seorang kepala negara dan sekaligus kesenjangan pendapatan presiden dengan rakyatnya.

Gaji per tahun yang diterima Presiden SBY mencapai 124.171 dolar per tahun. Menurut catatan majalah itu, dengan angka tersebut berarti gaji SBY 28 kali lipat dari pendapatan per kapita.

Dan berikut potret masyarakat Bandung yang berhasil saya ambil pada dua kesempatan saat saya berkendaraan. Silakeun….

Potret #01

Penjaga Pintu kereta api di Parakan Saat

Potret #02

Pengamen tua dengan Seruling andalannya di stopan Leuwipanjang

Mereka tidak mengeluh, kelihatannya… []

Alhamdulillah, saya masuk 30 nominator Lomba Nge-Blog Safety Riding….bisa ditengok saya nomor 08.

Bertanda , , , , , ,

Masalah Adalah Kawan

Masalah itu apa? Masalahnya saya tidak tahu arti kata masalah…Ah, nggak masalah tinggal buka saja KBBI lalu ketikkan kata ‘masalah’, beres….tidak ada (lagi) masalah. :mrgreen: :lol: :wink:

Ada 2 (dua) pengertian dari frase “Masalah” yang dijelaskan oleh Kamus Besar Bahasa Indonesia Dalam Jaringan (KBBI Daring).

1ma·sa·lah n sesuatu yg harus diselesaikan (dipecahkan); soal; persoalan: – keluarga hendaknya diselesaikan oleh keluarga itu sendiri; rapat itu harus memecahkan — yg paling rumit;
warga negara Pol segala sesuatu yg menyangkut kehidupan warga negara dl kehidupan sehari-hari sbg warga negara;
me·ma·sa·lah·kan v menjadikan sbg masalah: pemerintah selalu – perlunya tempat baru bagi pelaksanaan trans-migrasi;
per·ma·sa·lah·an n hal yg menjadikan masalah; hal yg dimasalahkan; persoalan;
mem·per·ma·sa·lah·kan v menjadikan sesuatu sbg permasalahan; menjadikan sesuatu sbg masalah

2ma·sa·lah p cak masya Allah

Masalah bisa jadi lawan, karena kita takut dengan masalah makanya kita selalu menghindari, berusaha untuk luput dari masalah. Namun, yang lebih mantap, bila masalah kita jadikan kawan. Karena dengan menjadi kawan kita akan mengerti, memahami, memaklumi, dan tak perlu ditakuti, sehingga tidak akan dihindari.

1) Masalah akan selalu datang…

Jangan dicari! Masalah akan datang sendiri. Nggak percaya? Coba perhatikan, dalam sehari-hari…Contoh saja tadi pagi, begitu saya mau berangkat kerja saya harus mendorong motor. Apa masalahnya? Masalahnya adalah ban belakang motor saya bocor. Setelah ditambal, sumber masalahnya ketahuan; kawat kecil tertancap di ban luar menyusup hingga ban dalam. (Ini kali kedua saya mengabari ban bocor di blog, yang pertama saat judul artikelnya ” Terpaksa Olahraga Pagi”).

2) Mengontrol Masalah

Beragam reaksi orang dalam menghadapi masalah, ada yang geram, ada yang ‘leumpeng’ seperti tidak dapat masalah, ada yang geram namun dikontrol. Mekanisme kontrol apabila dapat masalah, yaitu a) interopeksi diri, b) melafalkan ‘astaghfirullohaladzim’ bertobat minta ampun pada Alloh, c) beroda eh berdoa, karena dalam alqur’an dijelaskan. “Sesungguhnya shabar itu pada kejutan pertama” prakteknya mengucapkan lafal, ‘inna lillahi wainna ilaihi rajiuun, Allahumma jurni fi mushibati wa akhlif li khairan minha”. Artinya, “Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya kami kembali, yaa Allah berilah aku pahala dalam musibah ini dan gantikanlah bagiku dengan sesuatu yang lebih baik daripadanya.” (HR. Muslim, Ibnu Majah, Malik dan Ahmad)

…. maaf ya, saya mencontohkan sesuai agama saya, Islam :wink:

3) Memaklumi Masalah

Cobalah kita sadari bahwasannya masalah ada dimana-mana….

di kegelapan…

di tempat terang…

di waktu pagi…

di waktu siang…

saat kemarau ataupun hujan…

masalah selalu siap menjadi lawan atau kawan.

Wiiis, pokoknya setiap saat selalu saja terdapat peluang  masalah. Dengan memaklumi atau menyadari tentu kita tidak akan terkejut karenanya. Itu barangkali yang bisa saya sampaikan mengenai masalah….terimakasih Lenka telah mengilhami saya atas lagunya “Trouble is A Friend”. Hokeh, …selamat sore! []

Tips dalam menghadapi musibah:

  1. Bercerminlah! Maksudku Interopeksi bukan dandan :mrgreen: Apakah ada perbuatan yang salah selama ini baik itu salah kepada Allah SWT atau kepada sesama manusia?
  2. Banyak2 istighfar! Minta ampun kepada Alloh SWT. Jika ada perbuatan dosa yang dilakukan dengan cara berhenti dari perbuatannya, menyesal, berikrar untuk tidak mengulangi dan perbanyaklah ibadah dan amal saleh.
  3. Tetap sabar dan tahan uji! Kalau kita yakin dan sadar, atau muncul perasaan, “Saya kan tidak pernah berbuat kemaksiatan tapi kok….” sekali lagi sadari Alloh sedang menguji kita.
  4. Supaya hati-hati, belajar dari pengalaman, kata peribahasa, “Jangan jatuh ke lubang yang sama.”
  5. Berdo’a yang jangan samapi kita lupakan… Dengan berdzikir, shalawat, istirja’ setiap saat dan kesempatan. Saat ditimpa musibah jangan lupa istirja’; “ INNA LILLAHI WA INNA ILAIHI RAJIUUN ALLAHUMMA JURNII FI MUSHIBATI WA AKHLIFLI KHAIRAN MINHA”
Bertanda , , , , , , , , ,

Hari Guru Nasional & Hari Internasional Antikekerasan terhadap Perempuan

Hari Guru Nasional

Mengamati timeline twitter ramai dengan ucapan selamat….SELAMAT HARI GURU hal itu (saya berprediksi) rupanya membuat google tertarik memasang logonya bertemakan hari guru nasional khusus di Indonesia. Saya tidak tahu apakah masyarakat dunia pengguna internet saat ini serentak melihat logo tematik yang sama. Hmmm…macam2 dan kadang lucu juga baca timeline para tweeps. Lanjut membaca

Bertanda , , , , , ,

Dahsyatnya Buku Kisah Mendongeng

Prolog: Suatu hari di waktu siang, ada anak kecil menangis pulang dari belajar di sekolahnya. Anak itu diledek oleh teman2 sekelas, karena belum bisa membaca… Lanjut membaca

Bertanda , , , ,

tak terasa menitikkan airmata

tipi sedari (pagi) tadi baru saja kumatikan. gema takbir yg tadi hanya samar2 kini terdengar jelas. ada yg tak biasa hilang; suara kembang api/mercon tidak terdengar di sekitar rumahku. hanya kumandang takbir terus2an didengung2kan oleh masing2 ahli masjid. kudengarkan biasa saja hingga akhirnya kilas balik masa2 lalu mulai muncul dlm benakku…
Ibuku, adik2ku, bapakku, hingga wajah2 yg tlh mendahuluiku ‘pergi’; mamih, kang ucup, ma acih, nini, risma teman sma-ku. Betapa hidup di dunia ini hanya sementara…
Istriku, anak2ku…maafkan aku…suami bapak yg masih terus belajar hidup, memaknai hidup. sering nampak kekecewaan dlm diri kalian mengenai aku, tapi kalian ‘pintar’ menyembunyikan…tidak lantas membuatku (meski terkadang suka) lengah. Maaf, kata yg tepat meski membosankan, aku haturkan bagi kalian Keluargaku, ‘permata pelengkap kotak perhiasanku’
Ya, airmata ini tak terbendung…deras, mengingat semua ini…alloh yang maha pemurah,
Ampuni aku, bukakan pintu rahmatmu, berikan solusi terbaik bagi semua masalahku, aku berlumuran dosa…ampuni aku yaa rabbi. Tak ada yg dapat mengampuni dosaku kecuali ENGKAU. []

Bertanda

Fahira Idris, The Most Inspiring Tweeter

Beberapa waktu yang lalu, The Top 10 Blog menggelar survey yang bertajuk The Most Inspiring Tweeter. Dan pemenangnya adalah Fahira Idris. Ia memperoleh 71 persen suara, unggul jauh dibandingkan dengan 15 nominator lain dari Amerika Serikat, Inggris, India, Filipina, dan Malaysia.

Suara untuk Fahira jauh di atas Diana Adams (@adamsconsulting), penulis dan wirausahawan yang sering menyampaikan suara hati para tunawisma asal Atlanta, AS yang mendapatkan 11 persen suara. Fahira juga dinyatakan unggul dari  Aaron Lee, seorang ahli pemasaran Internet asal Malaysia yang memiliki 141.756 followers.

Penghargaan terhadap eksistensi Fahira dalam situs microblogging itu adalah berkat keberaniannya mengajukan pertanyaan tajam terhadap FPI. Pada 9 Agustus 2010 lalu, ia bahkan menyambangi markas FPI, untuk bertanya, berdialog, juga menyampaikan keluhan masyarakat pada FPI.

Dear FPI, bila memang itu tindakan kalian, apakah kalian yakin sesuai dengan perilaku Nabi Muhammad.”

Fahira Idris bukan orang kebanyakan. Dia adalah putri sulung Fahmi Idris, mantan Menteri Perindustrian dan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta politisi senior Partai Golkar. Kakeknya adalah KH Hasan Basri, mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI). Hobinya juga tak biasa. Pengusaha bunga dan parsel gemar menembak. Ia mendirikan Aries Shooting Club dan saat ini menjabat Ketua Harian Perbakin DKI. [ sumber : vivanews ]

Bertanda , , , , , , ,

Batik Facebook-nya Adi Raksanagara

Pas waktu makan siang, namaku ada dalam jajaran name tagged di note-nya Adi Raksanagara, ya di FB. Ternyata bahasan yang selalu menarik kali ini tentang Batik. Dan berikut sedikit petikannya,’ Lanjut membaca

Bertanda ,
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 449 pengikut lainnya.