Ketika Kita Mengeluh

Artikel kali ini adalah kiriman dari mas Didit, blogger juga sih .. Nama blognya: Hayu Beautiful. Beberapa jam yang lalu mengirimi saya pesan via Pidgin tentang, “Ketika Kita Mengeluh” Langsung saja berikut isi pesannya:

Ketika kita mengeluh : “Ah mana mungkin…..”
Allah menjawab : “Jika AKU menghendaki, cukup Ku berkata “Jadi”, maka jadilah (QS. Yasin ; 82)

Ketika kita mengeluh : “Capek banget gw….”
Allah menjawab : “…dan KAMI jadikan tidurmu untuk istirahat.” (QS.An-Naba :9)

Ketika kita mengeluh : “Berat banget yah, gak sanggup rasanya…”
Allah menjawab : “AKU tidak membebani seseorang, melainkan sesuai kesanggupan.” (QS. Al-Baqarah : 286)

Ketika kita mengeluh : “Stressss nih…Panik…”
Allah menjawab : “Hanya dengan mengingatku hati akan menjadi tenang”. (QS. Ar-Ro’d :28)

Ketika kita mengeluh : “Yaaaahh… ini mah semua bakal sia-sia..”
Allah menjawab :”Siapa yang mengerjakan kebaikan sebesar biji dzarah sekalipun, niscaya ia akan melihat balasannya”. (QS. Al-Zalzalah :7)

Ketika kita mengeluh : “Gile aje..gw sendirian..gak ada seorangpun yang mau bantuin…”
Allah menjawab : “Berdoalah (mintalah) kepadaKU, niscaya Aku kabulkan untukmu”. (QS. Al-Mukmin :60

Ketika kita mengeluh : “ Duh..sedih banget deh gw…”
Allah menjawab : “La Tahzan, Innallaha Ma’ana. Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita:. (QS. At-Taubah :40)

Silakan diresapi makna yang terkandung di dalamn artikel ini. Selamat beraktifitas :)

Saya (tidak) Mengeluh

Saya mengeluh…. Komputer yang saya gunakan di kantor layarnya sudah tidak presisi lagi. Kiri kanannya melengkung jadi agak cembung. Terus mata ini kok cepat lelah, ya? Sudah saya upayakan menggunakan kacamata kalau lagi layouting buku. Sampai berair mataku, padahal saya tidak sedang mengupas bawang lho…

Saya mengeluh….

Inspirasi Bisa Datang Kapan Saja

Bapak itu tidak mengucapkan kata untuk dikasihani, dan sepertinya bukan sosok yang mudah menyerah…melainkan sosok yang sangat tegar, pekerja keras, tekun, dan tidak mudah menyerah. Memang kita tidak pernah tahu di ‘belakang layar’ kehidupan aslinya…Tapi…itu tidak akan menjadikan alasan bagi kita untuk tidak terinspirasi.

Oke…saya baru saja mendapat kiriman foto dari teman, foto tersebut seorang bapak, cacat kaki dan tangannya. Bekerja sebagai seorang tambal ban, seorang diri, tanpa perlu asisten. Asli! Sendiri saja dia melayani para ‘pasien’nya pengguna sepeda.

Mulai dari membuka ban dalam, lalu memeriksa jumlah bocornya, kemudian menandai lubang bocornya, bagaimana proses memasangkan alat pompa untuk bisa memasukkan angin, memarut ban tersebut agar kasar permukaannya, melumuri ban dengan lem khusus tambal ban sampai pada cara memasang apa ya…kalau orang sunda bilang ‘pentil’…itu semua dilakukan dengan sangat mahir menggunakan kakinya yang notabene –sekali lagi– CACAT sungguh mengagumkan!!! Dahsyat sekali… (tengok gambarnya di sini)

Hati saya mulai bicara, “Ya Alloh…dia saja bisa melakukan hal-hal yang –menurut kita—di luar batas kemampuannya ternyata dia mampu. Sementara saya? Anggota badan lengkap, juga sehat…” Di sini saya mulai membanding-bandingkan dengan bapak yang cacat ini. Keakuanku muncul, “Aku terkadang rapuh…mudah menyerah…anti pantang mundur, mengeluh.”

Mulai saat ini….aku bangkitkan semangat, ini sebuah inspirasi…tidak adalagi keluh kesah! Tak perlu menunggu esok, atau tahun baru…mulai dari detik inipun yang kuperlukan adalah perubahan! Semuanya… berubah! Aku harus: inisiatif, kreatif, membangun dan wujudkan mimpi. Lupakan masa lalu kelabu…kita susun langkah baru…jangan melihat ke atas lihatlah yang ada di bawah kita. Jabatan, harta kekayaan, wanita, anak turun…semuanya lihatlah ke bawah. Akan nampak rasa syukur, berterima kasih kepada Sang Pencipta tentang semua keadaan ini…

Yaa rabb…jika rizqiku masih di langit maka turunkanlah…jika rizqiku sulit maka mudahkanlah…Semuanya adalah milik-Mu Yaa Alloh tuhan yang pengasih lagi penyayang, amiin…yaa Robbal’alamin…

Tidak ada yang perlu kita sesali…saya mengajak diri saya pribadi untuk muhasabah, mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi kita semua…melalui apa dan siapa saja…….inspirasi bisa datang kapan saja… []

Artikel  ini diikutsertakan pada Kontes Unggulan Muhasabah Akhir Tahun di BlogCamp.